Wisata - JUMOG, APA ITU?
Wednesday, 19 December 2018
Add Comment
![]() |
| Wisata - JUMOG, APA ITU? |
JUMOG, APA ITU?
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA – Wisata – Hari sudah jelang senja. Udara dingin khas daerah pegunungan. Indah alami. Rombongan kami turun di dekat loket. Setelah membayar karcis, kami dipersilakan masuk.
Setelah beberapa langkah, kami dapati sebuah kolam renang di sisi kiri. Anak-anak kami, ingin berenang terlebih dahulu tetapi kami larang. “Kita menuju air terjun dulu, setelah itu nanti kita berenang.”
Kami menyusuri undakan-undakan dan jalan bebatuan yang ditata. Ada beberapa pedagang yang sudah beres-beres menutup dagangannya tetapi ada juga yang menawarkannya kepada kami.
Di sisi kiri banyak wisatawan bermain di kali yang jernih airnya. Ada menumpuk batu lalu berselfiria. Ada yang berselfi di spot-spot yang bagus. Semua alami.
Sampai di bawah air terjun, udara berkabut. Anak-anak sangat riang dan berfotoria. Saya minta tolong difotokan oleh salah seorang pengunjung dari Pati Jawa Tengah. Mereka datang bersama rombongannya. Membawa tulisan “Home Mantu Sakeneke”.
Setelah puas bermain di area air terjun, anak-anak berenang di kolam renang. Sayang, waktu itu kolamnya sedang dibersihkan, dikuras. Jadi, anak-anak kecil hanya bisa bermain prosotan di kolam renang tersebut.
Itulah wisata alam Air Terjun Jumog. Objek wisata ini berada di kaki Gunung Lawu, tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso yang merupakan wisata andalan di Kabupaten Karanganyar. Udara sejuk dan hamparan pepohonan rindang mengelilingi tempat wisata ini. Air terjun Jumog sempat dijuluki Surga yang Hilang. Pasalnya, sebelum resmi dibuka untuk umum pada 2004, air terjun ini ditutupi semak belukar.
Warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Berjo bergotong royong membabat semak dan membuka jalan menuju air terjun. Tinggi air terjun ini hanya sekitar 30 meter. Debit airnya relatif stabil. Tidak terlalu besar meski hujan turun dan tidak terlalu sedikit meski musim kemarau datang. Mengalir jernih dan segar alami.
Banyak pengunjung bermain dan merendam kaki di aliran sungai yang merupakan limpahan air terjun. Di depan air terjun, terdapat jembatan. Lokasi ini menjadi tempat favorit pengunjung berfoto dengan latar air terjun. Pengelola juga membuat bangku-bangku dari kayu yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk melepas lelah dan menikmati kawasan wisata ini.
Deretan warung juga ada di jalur sebelum loket masuk air terjun. Banyak makanan dan oleh-oleh produk masyarakat sekitar dijajakan.
Tiket masuk Air Terjun Jumog hanya dipatok Rp 5.000 per orang. Anda yang membawa kendaraan pribadi bisa memarkirkan motor dan mobil di tempat yang telah disediakan pengelola. Tarif parkir sepeda motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000. (Parpal Poerwanto, Dari berbagai sumber).

0 Response to "Wisata - JUMOG, APA ITU?"
Post a Comment