-->

Budaya - BUKU GUNUNG SEWU UNESCO GLOBAL GEOPARK PEROLEH PENGHARGAAN GLN 2018

Budaya - BUKU GUNUNG SEWU UNESCO GLOBAL GEOPARK PEROLEH PENGHARGAAN GLN 2018
Budaya - BUKU GUNUNG SEWU UNESCO GLOBAL GEOPARK PEROLEH PENGHARGAAN GLN 2018

BUKU GUNUNG SEWU UNESCO GLOBAL GEOPARK PEROLEH PENGHARGAAN GLN 2018


TAMAN TEMBANG DAN SASTRABudaya -  Buku Gunung Sewu Unesco Global Geopark yang ditulis oleh seorang guru SDN Wonomulyo, Wonogiri, Jawa Tengah, Parno MPd. dinyatakan menang atau terpilih dalam lomba Gerakan Literasi Nasional (GLN)  2018 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  (Kemendikbud) RI.  Buku yang diperuntukkan bagi siswa SMA sederajat ini rencananya akan dicetak oleh negara dan didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Pada ajang ini, buku yang masuk ke panitia sayembara sebanyak 1.135 buah buku dari peserta se-Indonesia yang memiliki latar belakang yang berbeda. Ada yang berprofesi sebagai guru, pegiat literasi, penulis, editor, dan pegawai negeri sipil lainnya. Dari sejumlah itu yang dinyatakan karya terpilih sebanyak 73 buku.

Untuk diketahui, dalam membangun budaya literasi sejak tahun 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggiatkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) sebagai bagian dari implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Layaknya suatu gerakan, pelaku GLN tidak didominasi oleh jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tetapi digiatkan pula oleh para pemangku kepentingan, seperti pegiat literasi, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, dan kementerian/lembaga lain. Pelibatan ekosistem pendidikan sejak penyusunan konsep, kebijakan, penyediaan materi pendukung, sampai pada kampanye literasi sangat penting agar kebijakan yang dilaksanakan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. GLN diharapkan menjadi pendukung keluarga, sekolah, dan masyarakat mulai dari perkotaan sampai wilayah terjauh untuk berperan aktif dalam menumbuhkan budaya literasi.

Berkaitan dengan hal di atas, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Pusat Pembinaan ditugasi untuk menyediakan bahan bacaan literasi. Pada tahun 2018, Pusat Pembinaan telah menghasilkan bahan bacaan yang berjumlah 140 buku baik melalui sayembara maupun pemanggilan khusus dengan tema lanskap dan perubahan sosial masyarakat perdesaan dan perkotaan, kekayaan bahasa daerah, pelajaran penting dari tokoh-tokoh Indonesia, kuliner Indonesia, arsitektur tradisional Indonesia, dan cerita tentang anak Indonesia. Bahan bacaan tersebut telah melalui berbagai proses penilaian dan perbaikan. Saat ini, bahan bacaan tersebut sudah masuk pada tahap akhir penyelarasan buku berdasarkan hasil penilaian dari Puskurbuk. Semua proses tersebut dilakukan untuk menghasilkan bahan bacaan yang layak. (Pal).

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Budaya - BUKU GUNUNG SEWU UNESCO GLOBAL GEOPARK PEROLEH PENGHARGAAN GLN 2018"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel