-->

BUDAYA - KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH KUNCI

BUDAYA - KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH KUNCI
BUDAYA - KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH KUNCI

KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH KUNCI


TAMAN TEMBANG DAN SASTRABUDAYA – Hari Senin (8/10) merupakan hari yang cukup istimewa. Setidaknya seperti yang dialami oleh kepala sekolah dan guru di sebuah sekolah dasar. Sekolah itu letaknya berada di tengah perkampungan. Jarak dengan jalan raya sekitar 700 meter.

Hari itu, kepala sekolah berangkat lebih awal karena mendapat kabar bahwa teman guru dan karyawan GTT/honorer  cuti bersama.  Sekitar pukul 06.30 kepala sekolah membuka pintu gerbang sehingga anak-anak bisa masuk ke halaman sekolah. Namun, ketika akan masuk ruang kelas terjadilah kegaduhan. Sebab, satu gombyok kunci yang terdiri dari sekitar 20 buah anak kunci harus dicoba satu per satu untuk memastikan membuka pintu. Baik ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, dapur, pintu pembuka air, kamar mandi/WC, maupun ruang lainnya.


Di sisi lain, tampak seorang guru membantu siswa menyapu halaman yang kotor. Selesaikah sampai di situ? Tentu belum. Setelah upacara bendera, kepala sekolah dan beberapa guru tentunya istirahat sebentar sebelum masuk ke ruang kelas. Biasanya hal itu dilakukan sambil istirahat menikmati teh hangat yang tersaji di meja. Namun, kali teh manis tersebut tidak muncul. Terpaksalah minum air galon. “Tiadah rotan akar pun jadih,” celetuk seorang guru sambil tertawa. (Pal).

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "BUDAYA - KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH KUNCI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel