BUDAYA - KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH KUNCI
Tuesday, 9 October 2018
Add Comment
![]() |
|
BUDAYA - KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH
KUNCI
|
KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH KUNCI
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA – BUDAYA – Hari Senin (8/10) merupakan hari yang cukup istimewa. Setidaknya seperti yang dialami oleh kepala sekolah dan guru di sebuah sekolah dasar. Sekolah itu letaknya berada di tengah perkampungan. Jarak dengan jalan raya sekitar 700 meter.
Hari itu, kepala sekolah berangkat lebih awal karena mendapat kabar bahwa teman guru dan karyawan GTT/honorer cuti bersama. Sekitar pukul 06.30 kepala sekolah membuka pintu gerbang sehingga anak-anak bisa masuk ke halaman sekolah. Namun, ketika akan masuk ruang kelas terjadilah kegaduhan. Sebab, satu gombyok kunci yang terdiri dari sekitar 20 buah anak kunci harus dicoba satu per satu untuk memastikan membuka pintu. Baik ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, dapur, pintu pembuka air, kamar mandi/WC, maupun ruang lainnya.
Di sisi lain, tampak seorang guru membantu siswa menyapu halaman yang kotor. Selesaikah sampai di situ? Tentu belum. Setelah upacara bendera, kepala sekolah dan beberapa guru tentunya istirahat sebentar sebelum masuk ke ruang kelas. Biasanya hal itu dilakukan sambil istirahat menikmati teh hangat yang tersaji di meja. Namun, kali teh manis tersebut tidak muncul. Terpaksalah minum air galon. “Tiadah rotan akar pun jadih,” celetuk seorang guru sambil tertawa. (Pal).

0 Response to "BUDAYA - KETIKA KEPALA SEKOLAH DAN GURU KEBINGUNGAN MEMILIH KUNCI"
Post a Comment