-->

Wonogiri - BENGAWAN SOLO # 3

Wonogiri - BENGAWAN SOLO # 3
Wonogiri - BENGAWAN SOLO # 3

BENGAWAN SOLO

Bagian 3

Oleh: Parpal Poerwanto

TAMAN TEMBANG DAN SASTRAWONOGIRI – Sahabat taman tembang dan sastra, berikut ini akan disajikan artikel mengenai Sungai Bengawan Solo, yang merupakan sungai legendaris dan terpanjang di Pulau Jawa, sebagai berikut.

Masih menurut Reksakusuma, di Ngawi, sungai Bengawan Solo bertemu dengan Sungai Madiun atau yang terkenal dengan sebutan Kali Gendong. Setelah bertemu dengan Sungai Madiun, aliran Bengawan Solo bertambang besar sehingga pada jaman dahulu dimanfaatkan untuk pelayaran sampai daerah muara sungai. Sungai Madiun juga merupakan sungai yang cukup besar. Airnya mendapat pasokan  dari beberapa aliran sungai yang berada di Kabupaten Ponorogo, Madiun, Magetan, dan Ngawi. Setelah melintasi kota Ngawi, aliran Bengawan Solo belok ke arah utara menuju dan menjadi perbatasan antara Kabupaten Blora dan Bojonegoro. Semakin ke arah utara, aliran sungai lurus ke arah timur laut. Sesampainya daerah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah,  mendapat pasokan air dari Sungai Batokan yang bermata air dari Pegunungan Gamping arah timur laut dari kota Blora.

Selepas Cepu, aliran Bengawan Solo membelok ke arah timur masuk daerah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sesampainya di sebelah timur Kecamatan Pandangan, Bengawan Solo mendapat pasokan air dari Sungai  Pandangan yang bermata air dari  Gunung Pandan. Ke timur lagi mendapat pasokan air dari Sungai Tidu yang bersumber air dari Gunung Pandan juga. Sesampainya di daerah Malo aliran sungai Bengawan Solo menuju arah timur dan berbelok-belok dan sampailah di Kota Bojonegoro. Di Kota Bojonegoro mendapat pasokan air lagi dari Sungai Kening yang bermata air dari Pegunungan Gamping tepatnya di daerah Kabupaten Rembang sebelah tenggara.

Dari Bojonegoro, aliran sungai Bengawan Solo menuju arah timur dan memasuki wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sesampainya di sebelah utara Kecamatan Kapas, Bengawan Solo mendapat pasokan air lagi dari Sungai Pacal yang bermata air dari Gunung Pandan. Bengawan Solo sesampianya di sebelah utara daerah  Pelem belok ke utara menuju daerah Rengel. Dari Rengel belok ke arah timur sampai daerah Babad. Dari Babad, mengalir ke arah timur laut dan menjadi perbatasan antara Kabupaten Tuban dan Gresik, Jawa Timur. Setelah masuk daerah Gresik, aliran Bengawan Solo berbelok-belok menuju arah timur. Sesampainya di selatan kota Sidayu belok ke arah utara sampai ke Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dan bermuara di Selat Madura/Laut Jawa. (Bersambung ke bagian 4).

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Wonogiri - BENGAWAN SOLO # 3"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel