Puisi - SEBUAH HARAPAN
Sunday, 20 May 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - SEBUAH HARAPAN |
Selengkapnya adalah sebagai berikut.
SEBUAH HARAPAN
Fendi Prihantoro
Sosok tubuh keriput terpaku diam
Ketika melihat sebuah berita
Tentang bencana kelaparan
Dari Negeri yang jauh
Sosok tubuh keriput terpaku diam
Ketika melihat sekelompok anak yang kering
Seolah tubuhnya tinggal kulit dan tulang
Ketika matanya tertuju pada beberapa orang
Beberapa orang yang berebut sekantong beras
Mereka berteriak, mereka menjerit
Demi sekantong beras yang tak seberapa banyak
Tubuh tua itu sejenak berfikir
Tentang apa yang terjadi
Dibenaknya sejuta tanya tersirat
Raut sedih terhampar
Kenapa bencana kelaparan masih ada?
Kenapa bencana harus menimpa mereka?
Kenapa?
Di hatinya ia menangis
Di hatinya ia menjerit
Tak percaya dengan yang ia lihat
Dalam benaknya bertanya
Apakah tak ada yang mempedulikan mereka?
Apakah tak ada yang sudi ulurkan tangan?
Di mana nurani-nurani bicara?
Ya Tuhan….
Hapuskan derita dan pedih mereka
Tubuh ini tak bisa berbuat banyak
Kecuali doa dan harapan
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya. Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

0 Response to "Puisi - SEBUAH HARAPAN"
Post a Comment