Puisi - SAJAK BATU
Sunday, 20 May 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - SAJAK BATU |
Selengkapnya adalah sebagai berikut.
SAJAK BATU
Didit Setyo Nugroho
(Untuk petani batu Desa Turen, Manyaran)
Sepanjang tepian sungai ‘Luk Ulo’
Mereka mengeja hidup
Tersengal menghirup batu-batu
Bagi mereka
Hidup adalah methamorphose bisu usia batu;
Dari orok menyusu di batu
Besar menimang batu
Dan tua belulang tenggelam
Dalam nisan batu
Apakah yang bisa dipetik
Dari keberanian memandang luar jendela rumah batu
Ternyata kita tak lepas dari menghitung batu-batu
Yang besar begitu perkasa menindih menakutkan
Yang kecil begitu runcing menusuk menyakitkan
Tiba-tiba aku ingin bercermin
Barangkali kepala, mulut, telinga dan mataku
Tersusun dari batu-batu
(Dimuat di Solopos 2000)
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya. Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

0 Response to "Puisi - SAJAK BATU"
Post a Comment