Wonogiri - OBJEK WISATA GIRIMANIK, SETREN SLOGOHIMO # 1
Friday, 9 March 2018
Add Comment
![]() |
| Wonogiri - OBJEK WISATA GIRIMANIK, SETREN SLOGOHIMO |
OBJEK WISATA GIRIMANIK, SETREN SLOGOHIMO # 1
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA – WONOGIRI - Lereng Gunung Lawu bagian selatan memiliki potensi wisata yang sangat menjanjikan. Namun, keberadaannya belum dioptimalkan sehingga objek wisata tersebut belum memiliki nilai siginifikan bagi pendapatan asli daerah (PAD) maupun perekonomian warga sekitar.
Salah satu objek wisata potensial di Wonogiri di bagian timur laut adalah Objek Wisata Girimanik. Objek wisata berupa air terjun dan ditopang pemandangan indah khas pegunungan lereng selatan Gunung Lawu tepatnya berada di Desa Setren Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri ini sempat menjadi buah bibir dan daya tarik wisata tersendiri. Sebab, selain memiliki keindahan tempat ini diyakini memiliki sejarah spiritual salah satu pahlawan nasional dan pendiri trah Mangkunegaran, yaitu Pangeran Sambernyawa atau Raden Mas Said. Objek wisata Girimanik merupakan objek wisata alam yang berpotensi untuk dijadikan objek wisata andalan. Kawasan hutan ini memiliki keindahan alam berupa hutan, gunung, dan perbukitan, perpaduan panorama indah alami dengan suhu udara yang sejuk. Kawasan wisata ini seluas 167 hektar yang terdiri dari jenis pinus dan hutan lindung jenis pasang, puspa, gondang, di bawah pengawasan RPH Watu Kempul dan RPH Plalar BKPH Lawu Selatan dan secara administratif pemerintah termasuk wilayah Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.
Konon, menurut salah seorang warga Kun Prastowo (46), keberadaan air terjun Girimanik tidak sengaja ditemukan oleh seorang warga bernama Mbah Pono. Pada waktu itu, Mbah Pono menjalankan aktivitas sehari-harinya yaitu mencari rumput untuk pakan ternaknya. Tanpa sengaja ia mendengar gemericik air dari balik belukar yang menghalangi pandangan. Setelah bersusah payah menembus belukar, ia seolah tak percaya bahwa dilihatnya ada air terjun yang indah dengan air jernih. Akhirnya keberadaan air terjun tersebut tersebar dari mulut ke mulut.
Pada Februari 2002, tim survey dari kabupaten, kecamatan, dan desa untuk kali pertama didatangkan. Tim segera memasuki hutan di wilayah Perhutani yang terletak di kawasan Lawu Selatan dengan jalan kaki. Mereka menyusuri jalan sepanjang saluran air yang sangat sempit tim menemukan sebuah kawasan yang selanjutnya disebut Kawasan Silamuk. Kawasan Silamuk adalah sebuah kawasan hutan terletak sekitar 12 kilometer arah utara dari Kecamatan Slogohimo. Istilah ‘silamuk’ diambil dari kondisi dataran tinggi di Lereng Lawu bagian selatan yang selalu tertutup kabut putih, sehingga hutannya selalu terlihat samar-samar (lamuk-lamuk). Berawal dari fenomena alam yang demikian, kawasan itu juga dikenal dengan sebutan kawasan Silamuk.
Kawasan ini cocok untuk dikembangkan menjadi objek wisata andalan di Kabupaten Wonogiri. Berbatasan dengan hutan di kawasan Silamuk, lahan-lahan pertanian milik masyarakat setempat sekarang ini telah dikembangkan usaha agrobisnis berupa tanamaan sayuran, antara lain kubis, wortel, dan buncis. Tanaman ini tumbuh subur, segar, dan menebar di kanan kiri jalan menuju kawasan hutan Silamuk. Jalan yang dibangun secara swadaya masyarakat ini cukup lebar, sehingga memudahkan kendaraan pengunjung dapat masuk ke kawasan Silamuk.
Seiring waktu, dengan berbagai promosi baik melalui media cetak maupun sosial, kawaasan Silamuk menjadi daerah tujuan wisata andalan di Kabupaten Wonogiri, karena kawasan ini berudara sejuk, air melimpah, berpemandangan indah, dan merupakan situs budaya. Banyak pengunjung berdatangan baik dari Wonogiri, Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Klaten, Ponorogo, Surabaya, Semarang, Jakarta bahkan berasal dari luar Jawa. Menurut penuturan warga Desa Setren, pengunjung dari luar Jawa ada yang datang ke Silamuk, khususnya ke Pertapan Girimanik, salah satu situs budaya di puncak Gunung Lawu Selatan yang merupakan petilasan Pangeran Sambernyawa yang dikenal sebagai pejuang kemerdekaan dan pendiri trah Mangkunegaran. Menurut cerita Pangeran Sambernyawa dalam melawan penjajah singgah di hutan tersebut. Di tempat yang hening tersebut, Pangeran Sambernyawa bermunajat ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa di salah satu puncak pegunungan yang kemudian dikenal dengan Pertapan Girimanik. (Bersambung ke bagian 2)

0 Response to "Wonogiri - OBJEK WISATA GIRIMANIK, SETREN SLOGOHIMO # 1"
Post a Comment