Puisi - SARANG KESEJATIAN
Wednesday, 28 March 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - SARANG KESEJATIAN |
Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.
SARANG KESEJATIAN
Oleh: Parpal Poerwanto
Bersandar dalam jiwa yang bening
Rembulan tak mau berpaling
Pada wajah yang bias atas angin
Pucuk-pucuk daunan bersemi
Penuhi padang yang haus akan rindang
Dan malam yang rindu lentera
Serta angin yang melengking
Pada ranting berdenting
Sesekali bergetar jua
Sukma ini seakan sesat belantara
Membelam debu berkarat
Melumat jiwa berabad-abad
Dan waktu pun semakin tua
Mematuk usia-usia senja
Garis cakrawala membentang di depan mata
Apa kita sanggup berpaling?
Lihat!
Layar sudah lama berkembang
Tinggalkan dermaga natal
Seribu samudra tlah terarungi
Bahkan sering kita singgahi
Benua hitam samudra maksiat
Tapi masih ada detik tersisa
Beri kesempatan kita untuk membasuh muka
Maka gelarlah sajadah di depan langkah
Ikuti jejak beburung camar
Kita nuju sarang kesejatian
Wonogiri, 25 Juni 2006
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Buku antologi puisi Belajarlah Dari ini dapat dipesan melalui nomor (WA) 081393305359 dengan harga Rp45.000,- plus ongkir.
Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya.
Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

0 Response to "Puisi - SARANG KESEJATIAN"
Post a Comment