Puisi - IV
Friday, 9 March 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - IV |
Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.
IV
Oleh: Parpal PoerwantoKutemukan dua cincin yang biasa melingkar di jari manismu
Pada pangkal paku yang sebagian menancap batang pintu
Sehabis pulang kerja, melepas sepatu yang haknya telah miring
Lantas membuka pintu kamar mandi untuk dua kontrakan itu
Cincin itu, (ketika kita dihardik ibumu) masih melingkar dan
Terasa benar dalam genggamanku. Saat nafas kita menyatu
Saat tinggalkan kenangan jelang kepergianmu
Nanti telpon aku, 7791783, jangan lupa ya, mas
Telpon aku!
Aku tak tahu, cincin ini ketinggalan atau sengaja ditinggal
Aku tak tahu alamat rumahmu, sementara 7791783 tak pernah
Memberi jawabmu. Yang ada hanya rindu. Juga cemburu bila
Mengingat masa lalu. Bilakah kita masih memegang kata hati
Yang tak pernah terucap sebagai janji?
Kutemukan cincin itu, semoga isyarat kembali bertemu
Gambir; 970617
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya.
Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya.
Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

0 Response to "Puisi - IV"
Post a Comment