-->

Puisi - I

Puisi - I
Puisi - I
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA – PUISI – Sahabat Taman Tembang dan Sastra, selamat berjumpa kembali dengan taman puisi. Edisi kali ini disajikan sebuah puisi berjudul I karya Parpal Poerwanto.

Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.

I

Oleh: Parpal Poerwanto

Salam : Dahliana Kusmayanti

(aku munafik
atau kaulah yang sok suci)

dari jarak yang memperkenalkan
sopan kau teguhkan
dan santun menjerat rasa
begitu agung langgam mempesona jiwa

terlalu dini kita menilai
sangkamu, seputih tabula rasa
yang setiap lahir dari rahim bisanya hanya menangis
lalu dibesarkan dalam ruang steril dan kedap nafsu duniawi
bukan! Aku bukan secarik kertas putih terukir tinta emas
tapi bukan  sekelam malam pada lembah-lembah penakluk betina

(bagaimana aku bisa berkelit
bila benih jatuh di lahan subur
saat musim sepi mulai mencekam
dan siapa salah jika tungku itu siap leburkan
nafas-nafas bawah sadar?)

akulah yang salah. –batinku coba menuding
tapi mana mungkin lebah hinggap hanya di dahan
atau pokok-pokok rapuh, tanpa senyum kembang
(meski putik telah koyak
entah kali berapa beberapa tahun silam)
yang lahirkan dendam dan –sesal (?)

dan kaukah kembang itu
yang setiap saat lantunkan ayat-ayat suci
dengan pesona aurat terbungkus lembaran suci : jilbab!

Gambir; 970513

Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Sampai jumpa, jangan lupa kunjungi kami, ya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi - I"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel