-->

Puisi - GADIS SATUEMPAT SATUDUA TUJUHDELAPAN

Puisi - GADIS SATUEMPAT SATUDUA TUJUHDELAPAN
Puisi - GADIS SATUEMPAT SATUDUA TUJUHDELAPAN
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA – PUISI – Sahabat Taman Tembang dan Sastra, selamat berjumpa kembali dengan TAMAN PUISI. Edisi kali ini disajikan sebuah puisi berjudul  GADIS SATUEMPAT SATUDUA TUJUHDELAPAN karya Parpal Poerwanto.

Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.

GADIS SATUEMPAT SATUDUA TUJUHDELAPAN

Oleh: Parpal Poerwanto

 (bagi : Har)

saat pedati kehilangan keseimbangan
oleng oleh beban kehidupan menggerus
debudebu jalanan menjelma kekosongan
sukma asmara, kau berikan
sepucuk cemeti di atas rodaroda berkarat
antarkan kisah damarwulan-anjasmara

saat kurenda harihari di atas luka operasi
awali pertemuan kita, senyum anjasmara
adalah cemeti memberangus bau pinicilin
menyengat hidung juru rawat yang ranumranum
nikmati jemari lentikmu alirkan a-c hempaskan
cuaca gerah dan erangan setiap pasien serta
bau luka membusuk

gadis satuempat satudua tujuhdelapan
ritme asmaradana hanyalah jeda
pada ratap ketuk pintu keraguan
o. yakinlah!
irama pedati pasti terkendali
karna sang cemeti dalam rangkuman
membakar seluruh gairah dan pesona jiwa

RSU Wonogiri-Bogor; 960602

Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya.
Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya.
Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi - GADIS SATUEMPAT SATUDUA TUJUHDELAPAN"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel