-->

Cerita Wayang - WAHYU KASTUBA URIP # 4

Cerita Wayang - WAHYU KASTUBA URIP # 4
Cerita Wayang - WAHYU KASTUBA URIP # 4
TAMAN TEMBANG DAN SASTRACERITA WAYANGSahabat Taman Tembang dan Sastra, selamat berjumpa kembali dengan TAMAN CERITA WAYANG. Edisi kali ini disajikan cerita wayang berjudul  Wahyu Kastuba Urip bagian 4 yang ditulis kembali Parpal Poerwanto. Selengkapnya adalah sebagai berikut.

WAHYU KASTUBA URIP

Bagian 4

Oleh: Parpal Poerwanto

Lepas dari kepungan para Korawa, sekarang Indra Tanaya telah dihadang oleh Prabu Kala Wasesa dan patihnya, Kapi  Andara. Maka terjadilah dialog. Prabu Kala Wasesa tahu bahwa senjata Pandawa berupa Jimat Kalimasada, Pulanggeni, dan Rujakpolo berada di tangan seorang ksatria merasa was-was. Prabu Kala Wasesa tahu bahwa senjata itu milik para Pandawa yang sekarang telah dibelanya. Tanpa senjata itu, sangat tidak mungkin Pandawa menang bila sampai terjadi perang baratayuda melawan Korawa. Maka, dengan nada halus dan sabar Prabu Kala Wasesa meminta agar Indra Tanaya mau dijadikan anak angkat.

Mendapat tawaran itu Indra Tanaya balik bertanya apa maksudnya semua itu. Oleh Prabu Kala Wasesa dijawab bahwa semua itu ia lakukan karena ingin berdarma bakti kepada Pandawa. Bahkan Prabu Kala Wasesa juga menerangkan bahwa dirinya telah berhasil menawan Prabu Duryudana dan para prajuritnya. Menurut Prabu Kala Wasesa, saat inilah para Pandawa akan menerima haknya yaitu Negara Astinapura. Akan tetapi rupanya Indra Tanaya tidak berkenan di hati. Bahkan secara tegas ia menyatakan bahwa para Pandawa tentu tidak akan menerima pemberian orang lain meskipun itu sebenarnya haknya. Para Pandawa hanya mau menerima haknya jika telah keluar keringat atau bahkan jika perlu darah atau nyawa taruhannya. Karena tidak bertemu faham maka terjadilah pertengkaran.

Patih Kapi Andara menantang Indra Tanaya. Kera kecil itu melancarkan serangan dengan gesitnya. Berkali-kali ia meloncat sambil mencakar Indra Tanaya. Karena merasa ngeri Indra Tanaya segera mengeluarkan anak panah. Seketika melesatlah anak panah mengenai dada Kapi Andara dan berubahlah menjadi Anoman.


Melihat itu, Prabu Kala Wasesa murka dan segera menyerang Indra Tanaya dengan ganasnya. Akan tetapi, serangan itu bisa dihindari oleh Indra Tanaya. Bahkan, Indra Tanaya bisa menyarangkan tendangannya dan mengenai tengkuk Kala Wasesa.

Prabu Kala Wasesa semakin murka. Serta-merta ia membabi buta sehingga Indra Tanaya takut bukan kepalang. Indra Tanaya lari mencari selamat. Prabu Kala Wasesa tetap berusaha akan menerkamnya. Dalam situasi terdesak, akhirnya Indra Tanaya menghunus anak panahnya. Ia segera melepaskan anak panahnya dan mengenai sumping (hiasan di kuping) bagian kanan Prabu Kala Wasesa dan berubahlah sumping itu menjadi Raden Nakula.

Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya.
Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya.
Tunggu bagian selanjutnya, ya. Sampai jumpa!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cerita Wayang - WAHYU KASTUBA URIP # 4"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel