Puisi - Lelaki Perewa
Wednesday, 31 January 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - Lelaki Perewa |
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA - PUISI - Sahabat Taman Tembang dan Sastra, selamat berjumpa lagi dengan taman puisi. Kali ini akan disuguhkan puisi karya Parpal Poerwanto yang berjudul Lelaki Perewa.
Puisi Lelaki Perewa diambil dari buku antologi puisi Belajarlah Dari. Puisi ini pernah dimuat di koran Poskita, 30 Juni 2000. Selengkapnya adalah sebagai berikut.
LELAKI PEREWA
Oleh: Parpal Poerwantolelaki perewa berjalan di atas batu batu nisan
sepanjang trotoar, warna hari terbelam
kemarau panjang tak mengenal hidup
debu bersayap api menjalin nodulus
masih jauhkan terminal
beri aku kesempatan?
burung burung camar menjilat lidah api
geliat gunung menggoda
para pendaki, tinggalkan
panji panji berlendir
tak ada jejak marcopolo
aku Penakluk!
sejak langkahnya menjelma sungai
jurang tak lagi sakral
pembebang hati
kabut mengusung malam, lelaki perewa berjalan
dengan tongkat sejauh rel kereta
basah keringat arak dan asap rokok menjilati bayangnya
Bojonggede,980415
Poskita, 30 Juli 2000
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Salam sastra: rekat santun ukhuwah. Sampai jumpa!

0 Response to "Puisi - Lelaki Perewa"
Post a Comment