KELUARGA TELASIH DALAM FILM KI AGENG DONOLOYO
KELUARGA TELASIH DALAM FILM KI AGENG DONOLOYO
TamanTembang dan Sastra – Budaya – Film Ki Ageng Donoloyo (KAD) menceritakan kisah terjadinya Hutan Donoloyo di Slogohimo, Wonogiri. Di dalam film ini adalah sebuah keluarga yang ikut berperan penting. Keluarga itu adalah keluarga Ki Saroyo yang memiliki seorang gadis cantik bernama Telasih. Ki Saroyo merupakan tetua dukuh yang terkenal cukup kaya.
Diceritakan bahwa suatu hari keluarga Saroyo disambangi perampok. Perampok yang dikomendani Brojogeni dan Brojolintang itu selain merampas harta milik Ki Saroyo juga memaksa Telasih untuk dijadikan istri salah satu begal. Di sinilah akhirnya para begal dan keluarga Telasih bertemu dengan Pangeran Donokusumo, Donowati, dan Raden Meleng.
Kelak, Radeng Meleng menggantikan kedudukan Ki Saroyo sebagai tetua dukuh dan berkenan menamakan wilayah tersebut menjadi Sukoboyo dan mengangkat dirinya menjadi Ki Ageng Sukoboyo.
Dalam
film KAD ini peran Ki Saroyo dipercayakan kepada Suripto dan Agust Begchenks.
Nyi Saroyo diperankan oleh Khimayatul Khoiriyah. Sedangkan Telasih dimainkan
oleh Tutut Arsen Hafiz Alfiansha.
Berikut
ini profil sekilas keluarga Ki Saroyo.
Ki Saroyo muda diperankan oleh Suripto. Pria kelahiran Wonogiri, 3 Agustus 1971 ini merasa bersyukur bisa terlibat dalam produksi film KAD. “Rasanya senang. Ini merupakan pengalaman baru dalam hidup saya. Semoga kerja sama tim semakin solid dan film KAD sukses di pasaran,” terang pria yang beralamatkan di Kembang 02/04 Setren, Slogohimo, Wonogiri.
Peran Nyi Saroyo diperankan oleh Khimayatul Khoiriyah atau yang lebih dikenal dengan nama Hima. Wanita berputra tiga kelahiran Wonosobo, 13 Desember 1991 dapat dikatakan bermain sangat apik meskipun ini merupakan pengalaman pertama main film. “Senang sekali bisa ikut main film KAD, selain jadi tahu gimana proses membuat film, juga jadi punya banyak teman, karena saya pendatang dan seorang ibu rumah tangga yang mobilitasnya sekitar dapur, kasur, dan sumur saja,” ujar Sarjana Sastra Indonesia yang mengaku tidak bisa menulis sastra ini. Lebih jauh Hima berharap agar film KAD ini sukses di pasaran. “Semoga film KAD bisa diterima oleh masyarakat luas. Bisa mengedukasi bahwa bangsa yang hebat adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah dan budayanya. Semoga film ini menjadi inspirasi bagi cineas muda dalam berkreativitas.”
Hal sangat menarik dalam keluarga ini adalah anak ontang-onting (semata wayang) Ki Saroyo yang bernama Telasih. Di kisahkan bahwa Telasih adalah anak desa yang cantik sehingga menarik perhatian para begal. Akhirnya Telasih diseret begal hingga mendapat pertolongan Raden Donokusumo dan rombangan. Peran Telasih ini dipercayakan kepada Tutut Arsen Hafiz Alfiansha.
Tutut
sangat berhasil memerankan tokoh Telasih. Wanita berkepala tiga dan sudah
berputra namun tampak awet muda merasa bersyukur diberi kesempatan memerankan
tokoh Telasih. “Dalam film ini saya berperan sebagai Telasih. Saya merasa
bersyukur karena dalam keterlibatan di film ini membantu saya untuk menaikkan
kepercayaan diri. Saya juga merasa banyak terhibur dengan aksi teman-teman semua.
Selain itu, harapan saya semoga kerja sama tim ini lebih baik dan bertambah
erat karena setelah selesai produksi kita dihadapkan dengan pemasaran yang mana
itu merupakan tugas berat.” (PAL)





0 Response to "KELUARGA TELASIH DALAM FILM KI AGENG DONOLOYO"
Post a Comment