PARIKAN 661 KARYA ANOM SAWUKIR
PARIKAN 661 KARYA ANOM SAWUKIR
Taman Tembang dan Sastra – Budaya – Sahabat taman tembang dan sastra berjumpa kembali dalam ruang budaya. Edisi kali ini disajikan Parikan karya Anom Sawukir.
Secara umum, parikan bisa diartikan pantun berbahasa Jawa. Banyak sekali manfaat dan kegunaan dari parikan ini. Di antaranya digunakan dalam situasi bercanda maupun serius. Bahkan, dalam masyarakat Jawa dikenal dengan yang namanya ngudarasa, yakni bicara sendirian untuk menanggapi situasi di sekelilingnya. Parikan merupakan salah media ungkap yang pas.
Buku Parikan 661 karya Sawukir, salah seorang pemenang dalam Lomba 200 Guru Menulis Geguritan ini disajikan secara apik dan mendidik. Karyanya ditulis berdasarkan saptawara, pancawara, bulan, dan tahun antara April 2020 hingga Desember 2021. Seperti parikan berikut ini.
Pas Rebo Wage tanggal patlikur,
Sasi November selikur taune.
Ala tingkahe lan seneng ngawur,
Mung gawe klenger jroning uripe.
Senen Legi tanggal sepisan,
Sasi November taun selikur.
Luwih diaji lan kinurmatan,
Yen tumindak bener sinartan jujur.
Banyak yang didapat dari kumpulan parikan ini. Terutama petuah-petuah luhur yang semakin hari semakin terasa luntur. Untuk itu, agar menjaga perilaku luhur tersebut tetap bersemayam pada diri kita, ada baiknya kita memantiknya kembali agar tumbuh subur. Salah satunya dengan membaca buku ini. (Pal)
0 Response to "PARIKAN 661 KARYA ANOM SAWUKIR"
Post a Comment