-->

UMBUL NAGA DARI CERITA RAKYAT MENUJU DESA LITERASI

 

UMBUL NAGA
DARI CERITA RAKYAT MENUJU DESA LITERASI


Taman Tembang dan Sastra
Budaya – Cerita rakyat, awalnya merupakan cerita tutur hanyalah serpihan kecil dari karya sastra yang sering kali tidak masuk hitungan, bahkan keberadaannya termar-jinalkan, dus semakin terlupakan. Bahkan, saat ini tidak ada lagi dongeng pengantar tidur seperti yang sering kita alami pada masa-masa indah kecil dulu.

Sebenarnya, dari cerita rakyatlah dapat digali muatan kearifan lokal yang berakar dari tata kehidupan masyarakat Indonesia. Dari sanalah nilai-nilai budaya dan kemanu-siaan senantiasa melingkupi segala sisi kehidupan dan keseharian. Dari sinilah, akar budaya dan nilai-nilai kemanusiaan itu senantiasa tumbuh dan bersinergi demi menguatkan keindonesiaan.

Kita tahu dan sadar bahwa demikian kuat ketakutan dan kekhawatiran akan gempuran serta pengaruh budaya asing yang dapat menggerus dan menegasikan budaya nasional. Namun, di sisi lainnya muatan lokal sebagai pondasi tata nilai justru tidak dikedepankan, jarang ditam-pilkan, bahkan ditinggalkan begitu saja. Ini benar-benar kondisi yang sangat ironis, bukan?

Sangat jarang ada yang peduli dan berpikir ke arah situ. Seandainya pun ada, hanyalah “kekuatan-kekuatan kecil” yang sejatinya tidak punya power yang berdampak signifikan. Hanyalah pihak-pihak yang “suka menggerutu” atau prihatin atas keberadaan ini. Semestinya pemerintah segera cancut taliwanda guna menggali dan menemukenali kembali kekayaan khasanah budaya nusantara lalu melambungkannya menjadi ‘kekuatan baru’ guna menjadi filter bagi gencarnya arus budaya asing itu.

Demikian halnya khalayak umum pun harus turut bahu membahu dalam mempertahankan dan melestarikan kearifan lokal itu tetap menjadi kekuatan dan karakter tentang keindonesiaan.

Kembali pada pemahaman awal, akar budaya dan nilai-nilai kemanusiaan perlu ditanamkan pada generasi berikutnya agar tidak terputus mata rantai sehingga tidak tergagap di antara gelombang perubahan dunia yang semakin cepat dan semakin melingkupi segala sisi kehidupan. Intinya, perlu pemahaman bersama, gerakan bersama, dan kesadaran bersama untuk dapat mem-bangkitkan lagi kekuatan tentang keindonesiaan itu.

Di sisi yang lain, kesepahaman bahwa masih minim-nya tradisi literasi di Indonesia, maka perlu mendorong para penulis untuk turut terlibat dan mewarnai semangat membaca dan menulis tersebut. Hal inilah yang telah mendorong seorang penulis asal Slogohimo, Wonogiri, Kun Prastowo. Dia seorang pengumpul cerita rakyat yang berserak di Kabupaten Wonogiri yang bercita-cita untuk mewujudkan Desa Literasi.

Buku kecil ini diharapkan menjadi pemicu awal bagi penulis lainnya untuk bergandengan tangan mewujudkan Desa Literasi di seluruh Nusantara. Diharapkan, dengan kegiatan mendokumentasikan cerita-cerita rakyat --yang notabene merupakan kearifan lokal yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan-- menjadi potensi ekonomi bagi desa.

Digitalisasi kegiatan berdesa yang dikemas apik pada Sistem Informasi Desa (SID) akan menjadi daya dorong bagi masyarakat untuk turut serta membangun desa. SID sebagai wajah desa selayaknya menampilkan konten-konten lokal dengan warna-warni tradisi dan budayanya yang nantinya akan terkorelasi menjadi keindonesiaan.

Buku Umbul Naga ini merupakan jilid kedua dari empat (4) jilid yang akan diterbitkan sekaligus menjadi serial materi pembelajaran dalam Kelas Cerita Desa yang diadakan Open SID bekerja sama dengan Komunitas Sastra Giri Kawedhar (KSGK) agar mempermudah peserta guna meningkatkan keterampilan penulisan cerita desanya.

Tidak lupa kami ucapkan banyak terima kasih ke-pada berbagai pihak yang telah membantu hingga buku ini dapat terbit menyapa pembacanya.

Buku ini dapat dipesan melalui WA 0821-8879-7901 dengan cara ketik: Jumlah_Nama_Alamat_Nomor Telepon, dengan mengganti ongkos cetak Rp50.000,- belum termasuk ongkir (Pal)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "UMBUL NAGA DARI CERITA RAKYAT MENUJU DESA LITERASI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel