-->

Puisi - KAHYANGAN

Puisi - KAHYANGAN
Puisi - KAHYANGAN
KAHYANGAN
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA – PUISI – Sahabat Taman Tembang dan Sastra, berjumpa kembali dengan Taman Puisi. Berikut ini adalah puisi-puisi tentang Kahyangan, Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri.

SELO BETHEK
Parpal Poerwanto

Batu itu
Menyambut diam
Pada langkah
Yang terbalut dalam
Selisir angin berhenti pada titik nisbi

Sepanjang sisi sungai bertakik-takik
Oleh arus air mengabad
Mengabarkan aroma wangi kemenyan
Ketika Danang Sutawijaya memuja cinta
Yang lahir dari balik dlepih
Hingga timbulkan kecemburuan Retno Dumilah

Pojok Puisi
Kahyangan, 161218


SELO PENANGKEP
Parpal Poerwanto

Batu kembar itu masih setia sabar
Menyambut setiap yang datang
Dengan segenap tujuan dan angan-angan
Ada lempang banyak yang nyasar

Seperti pintu terbuka
Takkan pernah menolak spada
Berjuta kepala menunduk di bawahnya
Sejak berabad abad silam

Pojok Puisi
Kahyangan, 161218

SELO PAYUNG

Parpal Poerwanto

Di sini tak tertulis dalam sejarah
Tetapi terpahat dalam gurat-gurat batu
Dan terpatri pada dinding-dinding hati
Sentuhan tangan-Nya memayungi
Yang tak terasa dalam raba jasati

Di sini tak teruji dalam bendawi
Tetapi terukur dalam laku tafakur
Dan terlafas dalam aliran darah
Dari Sang Maha Hidup
Dalam helaan napas ruhani

Pojok Puisi
Kahyangan, 161218

KAHYANGAN
Parpal Poerwanto

Sendu membeku
Dalam altar bisu
Selisik angin pun gagu
Diam
Membatu

Dan nyai dlepih sembuyi
Malu pada wajah wajah zaman
Yang datang tanpa rasa
Sekadar menebar riang
Tanpa makna
Tanpa jiwa

Pojok Puisi
Kahyangan, 161218

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi - KAHYANGAN"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel