Puisi - SEORANG PEKERJA YANG MENYIMPAN LAPARNYA
Friday, 8 June 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - SEORANG PEKERJA YANG MENYIMPAN LAPARNYA |
Selengkapnya adalah sebagai berikut.
SEORANG PEKERJA YANG MENYIMPAN LAPARNYA
Didit Setyo Nugroho
Ditikamkan rasa laparnya pada langit
Pada teriak yang terhujam
Pada harap yang terputus di runcing tebing
Sekujur tubuhnya telah diranjam untuk kerja
Dengan upah yang tak seberapa
“aku telah kehilangan impian,” gumamnya sendiri
Pada mulut yang terbungkam kehilangan cakap
Ia tidak dapat seperti Elang
Sebab hutan telah berubah menjadi sabana kota
Dan ia hanya membungkus tubuhnya
Dengan sisa kardus pabrik asap dalam liang pikirannya
Untuk meringkukkan paru-paru tuanya yang terselip di tulang iga
“tak ada kehidupan,” gumamnya berkali seperti dzikir jelaga
Di runcing rahangnya sendiri.
Wonogiri 2012
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya. Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

0 Response to "Puisi - SEORANG PEKERJA YANG MENYIMPAN LAPARNYA"
Post a Comment