Puisi - PAHLAWAN REFORMASI
Wednesday, 6 June 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - PAHLAWAN REFORMASI |
Selengkapnya adalah sebagai berikut.
PAHLAWAN REFORMASI
Tyas Lilia Wardani
Mei sembilan delapan
Sebelum pergi, tersenyum
Kau bisikkan di telingaku
Indonesia kan tegak lagi
Namun semenit singkat berlalu
Senyum kakak jadi tumpahan darah
Tuk satu kata …, ”REFORMASI”
November kini
Semanggi menunggu
Doakan kukan menang berjuang
Ya…itu kata terakhirnya
Dan ia pulang, pulang tuk selamanya
Katanya untuk satu…”Aspirasi Rakyat”
Tuhanku….
Mengapa kakak-kakak harus pergi
Selagi perjuangan mereka masih panjang
Mengapa roda impian harus teronggok
Selagi mereka belumlah memakai
Mengapa kini ku harus sendiri
Selagi daunku masih hijau
Tuhan….
Akankah kini berkata akhir
Atau kemanakah lagi ku harus bernaung, berpegang
Namun kutahu, aku tetap berdiri
Meneruskan perjuangan kakak-kakakku
Menegakkan kembali Indonesiaku
Ah…, mengapa inipun sekedar janji sekejap
Karna siang ini….peluru menembus dadaku
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya. Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

0 Response to "Puisi - PAHLAWAN REFORMASI"
Post a Comment