-->

Puisi - MALAM BANJIR

Puisi - MALAM BANJIR
Puisi - MALAM BANJIR
TAMAN TEMBANG DAN SASTRAPUISISahabat Taman Tembang dan Sastra, selamat berjumpa kembali dengan TAMAN PUISI. Edisi kali ini disajikan sebuah puisi berjudul MALAM BANJIR karya Parpal Poerwanto.

Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.

MALAM BANJIR

Oleh: Parpal Poerwanto

malam lunakkan waktu senantiasa lalu
bagi air angin dan pengembaraan ruh
terasing dari mimpi sepi selimuti
malam-malam lepaskan misteri sembilan arah mata angin
memikul jelaga hitam sarat menindih
tangan-tangan terkulai kaki melepuh terbakar waktu
sayap-sayap patah berhempasan
gentuman menggema dalam ruang panjang
ikan-ikan berenang di merah anggur
serbu serpihan ayap berserak seluruh altar
malam banjir tangisan purba,
senyawa kidung-kidung jiwa menjiwa
denting gitar alustik lumerkan jari-jari penuh darah
malam banjir tangisan jiwa-jiwa terbakar gosong

Gambir; 960727
Pos Kita, 2 April 2000


Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya.  Buku antologi puisi Belajarlah Dari ini dapat dipesan melalui nomor (WA) 081393305359 dengan harga Rp45.000,- plus ongkir.
Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya.
Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi - MALAM BANJIR"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel