Novel - LELAKU 2 # KI WARSINO - BIOGRAFI
Monday, 16 April 2018
Add Comment
![]() |
| Novel - LELAKU 2 # KI WARSINO - BIOGRAFI |
LELAKU (2)
Oleh: Parpal PoerwantoMengapa orang tua dahulu bisa menjalani semua itu? Jawabannya sangat tergantung. Yang paling utama karena mereka diridhai Gusti Allah. Untuk mendapat ridha dari Gusti Allah banyak sekali cara yang ditempuh atau lelaku namanya. Kita harus bisa cegah dhahar lawan guling.
Ilmu, bagaimanapun baiknya jika tidak diamalkan ibaratnya hanya bagaikan pohon yang tidak berbuah. Begitu juga dengan ilmu kasepuhan harus digunakan untuk kebajikan. Ibaratnya seperti Resi Anoman. Ketika usia semakin tua, ia gunakan sepenuhnya sisa hidupnya itu untuk mengabdi pada bebrayan agung. Ngudi laku utama kanthi sentosa ing budi. Senantiasa melakukan hal-hal yang baik dengan bekal budi yang kuat. Disini, budi bisa diartikan dengan sifat-sifat yang luhur, berwatak ksatria, bijaksana, bisa menekan emosi dan jangan mementingkan diri sendiri. Hal ini telah ditunjukkan Resi Anoman dalam membela kebenaran utamanya Sri Rama dan para Pandawa.
Terkadang orang salah menafsirkan dan menganggap bahwa aku ini orang yang linuwih. Itu salah besar. Aku sama dengan mereka. Sama-sama hamba Gusti Allah yang terbatas pengetahuan dan kemampuannya. Sebagai contoh salah tafsir itu adalah banyak yang minta supaya disembuhkan dari penyakit, terhindar dari bencana, atau minta naik jabatan dan lain sebagainya. Karenanya, ketika ada orang bertindak demikian, selalu aku tekankan bahwa aku ini sama seperti mereka. Aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali mohon kepada Gusti Allah. Untuk itu, kemudian orang tersebut aku ajak berdoa bersama-sama memohon kepada Gusti Allah. Kalau kemudian apa yang diinginkan itu terkabul tidak lain dan tidak bukan bahwa semua itu adalah ridha Gusti Allah. Inilah mungkin yang dikatakan oleh para sepuh mengenai ilmu kasepuhan itu.
Mengenai ngelmu sejati atau kasunyatan, seperti yang telah diungkapkan para sepuh terdahulu bahwa seseorang yang bijak yang telah mencapai ilmu sejati akan melihat kenyataan hidup yang sejati, di mana semuanya telah terbuka sehingga tidak ada lagi rahasia dalam hidup ini. Dalam lelaku ada yang dinamakan Kil putih sucining urip, yaitu merupakan lelaku untuk mencapai manunggaling kawula lan Gusti yang salah satunya atas izin Gusti Allah, kita bisa mengetahui datangnya kematian. Karena bagaimana sekaratnya seseorang jika masih ada kil putihnya yang terletak di mata berarti orang tersebut masih hidup. Hal ini bukan ngaya wara. Sebab Tuhan itu Maha Berkehendak. Apapun yang dikehendaki-Nya pasti terungkap termasuk rahasia akan datangnya ajal. Contoh yang lebih nyata bagaimana dengan kisah Raden M.Ng. Ranggawarsita yang telah meramalkan (menulis) kapan beliau akan kembali ke pangkuan Gusti Allah.
Mengenai lelakunya, sebenarnya sederhana saja. Yaitu kita berusaha menjemput tujuh hari pada saat bulan purnama dengan memandang bayangan kita. Jika lelaku kita diterima, kita akan bisa memandang “potret” diri kita di angkasa. Namun, yang namanya lelaku tidak semua orang akan bisa mencapai yang diinginkannya. Tergantung niat dan ridha Gusti Allah.
Pada diri manusia ada sisi lahir dan batin. Kedua sisi itu saling mempengaruhi sehingga satu sama lain harus bisa keplok. Sifat-sifat lahir itu seperti rila (tidak pernah iri terhadap siapapun), narima (menerima segala sesuatu dengan rasa sadar dan syukur), temen (setia, menjalani sesuatu dengan tidak kenal keluh kesah dan iklas), sabar, dan berbudi luhur. Sedangkan sifat-sifat batin seperti eling (senantiasa waspada dan tahu akan baik-buruk, benar-salah), percaya (yakin dan rela menghamba kepada Tuhan), dan mituhu (mengikuti garis hidup yang telah ditetapkan oleh Tuhan).
Apabila telah terjadi keseimbangan antara sifat-sifat lahir dan batin, tidak akan ada rasa kekhawatiran sedikitpun, karena hanya Gusti Allah semata Dzat yang Maha Sejati itu. Dengan demikian, kita akan siap sewaktu-waktu bila Gusti Allah memanggil kita. Bagai Anoman siap kembali ke alam kesejatian, kelanggengan. (HABIS)
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Sampai jumpa, jangan lupa kunjungi seri berikutnya.

0 Response to "Novel - LELAKU 2 # KI WARSINO - BIOGRAFI"
Post a Comment