Budaya - DENGAN ISI TAK ADA YANG MUSTAHIL
Friday, 20 April 2018
Add Comment
![]() |
| Budaya - DENGAN ISI TAK ADA YANG MUSTAHIL |
DENGAN ISI TAK ADA YANG MUSTAHIL
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA – BUDAYA - Suatu hari aku mendapat SMS dari seorang sahabat. Isinya untuk mengajar. Aku langsung mengiyakan. Akan tetapi, ketika tahu siapa yang diajar serta materi apa yang akan diajarkan, awalnya ada perasaan nglangut. Siswanya adalah sebagian besar manula yang nota bene belum mengenal huruf latin, apalagi menulis dan membacanya. Dus materi ajarnya adalah : kewartawanan!
Nah! Wajar bila aku sedikit nervous, to?
Kita semua tahu bahwa dunia jurnalisme bukan suatu yang sederhana meskipun tidak dikatakan tidak bisa dijangkau oleh siapapun. Banyak orang cerdik pandai, tetapi jika dituntut untuk menuangkan gagasan serta idenya dalam bentuk karya jurnalistik belum tentu bisa. Kalau Arswendo Atmowiloto mengatakan menulis itu gampang sebenarnya itu hanyalah motivasi belaka. Toh orang yang sudah terbiasa menulis saja kadang-kadang buntu ketika menghadapi mesin ketik atau computer.
Akan tetapi, berbekal pengalaman sebagai tenaga pendidik, aku mencoba untuk menghilangkan jauh-jauh rasa nervous itu. Sebab dalam paradigma pendidikan ada yang berpadangan bahwa tidak ada siswa yang bodoh dan tidak ada pula pelajaran yang sulit. Untuk itu, langkah awal yang aku terapkan adalah menanamkan rasa Ikhlas, Senang dan Ingin tahu (ISI) kepada peserta didik (siswa). Dengan formula ISI tersebut nyatanya apa yang menjadi amanah kepadaku dan teman pengajar lain akhirnya berhasil. Para ibu-ibu atau nenek-nenek yang awalnya sulit menggambar huruf (pinjam istilah teman saya), akhirnya pandai membaca dan menulis. Bahkan materi jurnalistik lambat laun juga dapat dipahami.
Puncaknya, Koran Ibu Brajan pintar Edisi:01/Tahun I/XII/2009 terbit perdana. Isinya memuat berbagai “kreativitas kewartawanan para manula” dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Bravo nenek-nenek! Panjenengan semua telah berkarya. Panjenengan sebagai motivator bagi anak-cucu kita. Tidak ada yang mustahil di dunia ini. Sekali lagi, selamat! (Parpal Poerwanto)

0 Response to "Budaya - DENGAN ISI TAK ADA YANG MUSTAHIL"
Post a Comment