Puisi - SURAT UNTUK IBU
Friday, 16 March 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - SURAT UNTUK IBU |
Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.
SURAT UNTUK IBU
Oleh: Parpal PoerwantoIbu yang melahirkanku
Melahirkan beban
Untuk menatap dunia
Untuk mengecap asinnya garam
Untuk menapak kerikil kehidupan
Untuk menikmati manisnya peradaban
Untuk menjilati getirnya keduniawian
Untuk berlomba dalam pergulatan
Untuk menambah dosa dosa yang selalu meranjab
Untuk mencoba taubat
Untuk mencoba terus
Dan terus mencoba
Yang mengalir secara kodrati
Bagiku kau desah nafasku dari pancaran-Nya
Ibu, sujudku tersirat dalam makna
Suratku, yang gamang namun satu menuju
Ke arahmu menyusup pada lekuk tulang
Hatimu, mencair melukiskanmu adalah
Kasih yang tak pernah usang meski cinta
Telah tumbuh dan milik orang lain
Nafas nafasmu adalah pelita penuntun
Hidup yang senantiasa di ridhoi-Nya
Air matamu adalah minuman cinta makrifat
Penebus dahaga, murkamu kurasa bagaikan siksaan
Dalam kawah candradimuka
Ibu, sepertinya aku tak kuat lagi
Rindu untuk menyaksikan keqawwalinanmu
Saat hadir bersama amarah kadang petuah
Dengan anggun tetap kau tunjukkan mahabbah
: ibu, sujudku bersimpuh di kakimu
Depok, 931121
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Buku antologi puisi Belajarlah Dari ini dapat dipesan melalui nomor (WA) 081393305359 dengan harga Rp45.000,- plus ongkir.
Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya.Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

0 Response to "Puisi - SURAT UNTUK IBU"
Post a Comment