-->

Legenda - DEMANG JEBRES # Bag 5

Legenda - DEMANG JEBRES # Bag 5
Legenda - DEMANG JEBRES # Bag 5
TAMAN TEMBANG DAN SASTRALEGENDASahabat Taman Tembang dan Sastra, selamat berjumpa kembali dengan TAMAN LEGENDA (cerita rakyat). Edisi kali ini disajikan cerita DEMANG JEBRES, yakni bagian 5. Selengkapnya adalah sebagai berikut.

DEMANG JEBRES

Bagian 5

Oleh: Parpal Poerwanto

Sudah beberapa tahun Teruna menjadi murid atau cantrik Mpu Braja. Seiring itu pula banyak murid lain yang berdatangan untuk berguru kepada Mpu Braja. Tugas para cantrik selain merawat gubug juga bercocok tanam. Teruna sebagai cantrik tertua memimpin para cantrik lainnya untuk mengolah tanah. Kini Teruna bukan lagi bocah tanggung. Ia memang sudah beranjak dewasa. Otot-ototnya membesar seiring pertumbuhan badannya. Wajahnya ganteng dengan sorot mata yang tajam. Pembawaannya tenang dan kalem. Dalam latihan kanuragan, Teruna juga dipercaya Mpu Braja untuk melatih para cantrik lainnya.

Kabar dikebonkannya Permaisuri Kencana Wungu tersiar sampai Pamekasan. Bupati Pamekasan yang terkenal berperangai itu marah besar mendengar kabar tersebut. Untung saja salah seorang putrinya, yakni Putri Handaya dapat meredam kemarahan ayahnya. Putri yang terkenal cerdik dan cekatan ini bisa meyakinkan bahwa dirinya sanggup dan bisa mengatasi masalah itu. Untuk itu, dirinya mohon kepada ayahnya untuk pergi ke Surakarta.


Walau dengan berat hati Bupati Cakraningrat melepas Putri Handaya seorang diri. Pagi-pagi benar Putri Handaya sudah siap menyeberang selat menuju Ujung Galuh, Gresik. Perjalanan air menempuh Sungai Bengawan Solo yang berjarak lebih dari 500 kilimeter bukan merupakan suatu pekerjaan yang mudah dan aman bagi seorang wanita seperti Putri Handaya. Apalagi harus bepergian seorang diri. Memang, Putri Handaya bukan wanita sembarangan. Ia memiliki ilmu bela diri yang mumpuni. Selain itu juga otaknya yang cemerlang akan membantu dan cepat tanggap apabila di tengah perjalanan menghadapi masalah atau bahaya.

Di tengah perjalanan ia bertemu dengan begal Panji Kuning. Panji Kuning terpikat dengan kecantikan Putri Handaya dan hendak memperistrinya. Perang mulut akhirnya terjadi. Bahkan terjadilah pertarungan dengan perjanjian. Isi kesepakatan itu adalah jika Putri Handaya kalah bertarung harus bersedia menjadi istri Panji Kuning. Sedangkan apabila Panji Kuning yang kalah, maka dirinya harus tunduk dan menjadi anak buah Putri Handaya.

Mungkin karena merehemkan musuh, kali ini Panji Kuning dibuat malu. Dengan mudah dirinya dikalahkan Putri Handaya di hadapan para penumpang perahu lainnya.


Sementara itu Putri Handaya sudah sampai di Keraton Surakarta. Sunan Pakubuwana IV menerima Putri Handaya dengan senang hati. Akan tetapi ada sesuatu yang membuat Putri Handaya merasa tidak nyaman. Ternyata kebaikan Sunan punya maksud tertentu, yakni ingin mengambil Putri Handaya sebagai istrinya. Putri Handaya tidak mau dimadu dengan kakaknya. Ia marah dan protes kepada Sunan. Akan tetapi Sunan tetap dalam pendiriannya. Sunan telah benar-benar jatuh cinta kepada adik iparnya itu.

Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Sampai jumpa, jangan lupa kunjungi seri berikutnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Legenda - DEMANG JEBRES # Bag 5"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel