Puisi - SEMALAM DI KOTAMU
Sunday, 11 March 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - SEMALAM DI KOTAMU |
Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.
SEMALAM DI KOTAMU I
Oleh: Parpal PoerwantoAku menghibur diri dari resah dalam penat seharian
Gugusan hawa dingin memaksamu
Mengurut aku dengan balsam penghangat
Kadang jemarimu nakal!
Aku tak bisa membaca isyarat waktu yang rela
Melepasku dalam ruas kebimbangan atas rumusan-rumusan
Yang pernah aku rancang tentang jalan panjang
Siap menghadang. Hanya bayangan ibumu yang paksa
Aku harus mencerna kembali nasehat bapaku
“Belajarlah dari yang ada, nak,” ujarnya sekali waktu
bahkan aku pernah belajar dari semua yang belum ada pada diriku
tentang waktu silam lahir dari tabirmu. Tentang a hingga z kau tuturkan
dalam semalaman lewat bibirmu yang pernah kukecup
Sumedang-Gambir ; 970714
SEMALAM DI KOTAMU II
Oleh: Parpal PoerwantoMungkinkah sesal yang bakal menjadi jawab atas
Coretan-coretan biru warnai kisah
Atau mungkin malah mendewasakan dari waktu
Yang menerpa
Sungguh. Angin dingin tak bersahabat denganku
Tapi jiwaku masih sehangat tungku. Coba raba
Adakah dusta membujur di situ?
Tidak! Katamu. Hanya keraguanmu masih
Masih mengurung langkahku
Malam semakin dingin
Jemarimu dalam genggamku coba atasi belenggu yang mungkin
Terjadi dari orang tua kita
Setidaknya, akupun punya catatan kecil
Yang entah terselip: Ada!
Sumedang-Gambir ; 970714

0 Response to "Puisi - SEMALAM DI KOTAMU"
Post a Comment