-->

Puisi - MENJELANG SHUBUH

Puisi - MENJELANG SHUBUH
Puisi - MENJELANG SHUBUH
TAMAN TEMBANG DAN SASTRAPUISISahabat Taman Tembang dan Sastra, selamat berjumpa kembali dengan TAMAN PUISI. Edisi kali ini disajikan sebuah puisi berjudul  MENJELANG SHUBUH karya Parpal Poerwanto.

Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.

MENJELANG SHUBUH

Oleh: Parpal Poerwanto

masih dalam batas sadar bahwa lembayung membentuk siluet
tubuhmu, dan angin membentur dindingdinding kerinduan yang kautulis
dalam buku harian ketika kita diterpa hangatnya api unggun

tak jauh aku menggali kenangan yang menyisakan sebait janji tentang
sebuah kesetiaan kau kubur di antara rumput dan ilalang diamdiam
sembunyikan kerinduan

ketika kembali dari pergulatan, angin membawa aroma keringatmu
bau anggur dan syahwat memenuhi ruang kelakianku

malam mengiring fajar. jemariku terengkuh oleh gerimis yang mengalir
dari kelopak mata
hanya hati sanggup bicara atas pengakuan yang belum sempat
terucap lidah. tubuh gemetaran menerima jawab-Mu yang memekik
halus sebelum adzan shubuh menggema

Bojonggede; 970411

Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya.  Buku antologi puisi Belajarlah Dari ini dapat dipesan melalui nomor (WA) 081393305359 dengan harga Rp45.000,- plus ongkir.


Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya.
Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi - MENJELANG SHUBUH"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel