-->

Puisi - FRIGID

Puisi - FRIGID
Puisi - FRIGID
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA – PUISI – Sahabat Taman Tembang dan Sastra, selamat berjumpa dengan taman puisi. Kali ini disuguhkan puisi karya Parpal Poerwanto yang berjudul Frigid.

Puisi ini diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari dan pernah dimuat di harian Solopos tanggal 7 Mei 2000. Selengkapnya sebagai berikut.

FRIGID

Oleh: Parpal Poerwanto

Ya, aku melangkah setengah kaki meratap sunyi-sunyi
Ketika bidikan halus mengusir tangan tengah
Memegang
Kemaluan, ah, milik siapa sebenarnya bulan
Semburat merah?
Menjelang tiga dasawarsa lelaki itu termangu,
Dosa siapa bila
Dayang Sumbi tak kuasa sembunyikan yoni?
Tapi aku bukan Sangkuriang yang jumawa melepas
Lingga
Dengan menutup mata atas duka bunda tangisi
Sang Sona

Aku bukan Ken Arok,yang silau melihat betis 
Di singgasana
Lalu merobek kain Ken Dedes hingga turunkan
Dendam nyawa
Tujuh turunan

Ya, aku melewat tengah malam sendiri
Ketika kantuk masih melipur lara,
Liar aku mencari
Sendang suci di mana  Nawangwulan  tengah
Mandi
Ah, tak ada kelebat
: sendang itu hanya sunyi

Gambir : 970311
Solopos, 7 Mei 2000

Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Sampai jumpa.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi - FRIGID"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel