BUDAYA PEMBACAAN PUISI DAN GEGURITAN
Wednesday, 27 December 2017
1 Comment
![]() |
| BUDAYA PEMBACAAN PUISI DAN GEGURITAN |
PEMBACAAN PUISI DAN GEGURITAN
(Wonogiri, Budaya). Untuk menggiatkan apresiasi sastra di Wonogiri beberapa pelaku sastra yang tergabung dalam Komunitas Sastra Giri Kawedar (KSGK) Wonogiri akan mengadakan pembacaan puisi dan geguritan di Alun-alun Krida Bakti Wonogiri (29/12). Mereka adalah Parpal Poerwanto, Didit Setyo Nugroho, Slamet Widodo, Ari Hermawan, dan Kun Prastowo.
"Pegiat dan penikmat sastra di Wonogiri sebenarnya banyak jumlahnya. Hanya saja mereka hanya jalan sendiri-sendiri. Untuk itu, dengan adanya kegiatan pembacaan puisi dan geguritan ini mereka mau muncul sehingga geliat bersastra di Wonogiri bergairah. Dan, keberadaan KSGK ini diharapkan bisa menjadi wadah geliat bersastra tersebut," ujar Parpal Poerwanto.
KSGK Wonogiri akan berupaya menghidupkan kegiatan bersastra dengan memperbanyak media dan panggung bagi pegiat sastra di Kota Gaplek.
"Ke depan akan kita gelar berbagai macam kegiatan. Mulai dari lomba cipta puisi/geguritan, cipta cerpen/cerkak, penulisan karya sastra lainnya hingga menerbitkannya menjadi buku. Selain itu, secara berkala akan mengadakan pentas-pentas atau festival yang berkaitan dengan seni sastra," ujar Didit Setyo Nugroho.
Sementara itu, salah seorang ibu rumah tangga yang juga penggemar sastra, Sussi S Wiranatakusumah mengatakan, "Sudah saatnya geliat sastra di Wonogiri bangun. Sastra Wonogiri harus mengindonesia." (PP)

Josss.....
ReplyDeleteMuga-muga cuaca cerah.