Puisi - PANGERAN SAMBERNYAWA
Thursday, 9 August 2018
Add Comment
![]() |
| Puisi - PANGERAN SAMBERNYAWA |
Selengkapnya adalah sebagai berikut.
PANGERAN SAMBERNYAWA
Dialah ksatria Jawa
Berdarah bangsawan Surakarta
Lari dari istana
Karena tak kuasa
Diperlakukan tidak adil oleh Sunan
Ulah campur tangan Belanda
Dialah pendiri trah Mangkunegaran
Awali perjuangan di desa Nglaroh
Sebagai cikal bakal Wonogiri
Nama kecilnya Raden Mas Said
Hidup berbaur dengan kawula alit
Terasing dari kemewahan
Tidur di kandang kuda
Bersama para gembala
Dialah pendiri trah Mangkunegaran
Angkat senjata enyahkan tiran
Dengan mantra digdaya
Tiji tibeh
Mukti siji mukti kabeh
Mati siji mati kabeh
Nglaroh menjadi saksi
Atas perjuangan sang sakti
Tegakkan panji
Sedumuk bathuk senyari bumi
Kita bela sampai mati
Sahabat Taman Tembang dan Sastra, terima kasih atas kunjungannya. Tunggu unggahan-unggahan kami berikunya. Sampai jumpa, salam sastra: rekat santun ukhuwah.

0 Response to "Puisi - PANGERAN SAMBERNYAWA"
Post a Comment