-->

Puisi Frustasi Jiwa dan Semestinya

Puisi Frustasi Jiwa dan Semestinya
Puisi Frustasi Jiwa dan Semestinya

TAMAN TEMBANG DAN SASTRA - PUISI - Sahabat Taman Tembang dan Sastra selamat berjumpa kembali. Kesempatan kali akan disajikan dua buah puisi yang berjudul Frustasi Jiwa dan Semesteinya.

Kedua puisi karya Parpal Poerwanto tersebut diambil dari antologi puisi Belajarlah Dari. Selengkapnya adalah sebagai berikut.

FRUSTASI JIWA

Oleh: Parpal Poerwanto

Selangkah perjalanan jiwa
Jejaki pilar pilar waktu
Di antara musim musim
Anak anak berlarian
Mengejar bayang
Bayang yang masih membayang

Terlalu dini diri onani
Pada lacur belenggu
Terjerat
Keabsahan jiwa kejang
Kejang pada ketergantungan
Makna kasih sayang
Ketika cinta terdampar
Pada sejengkal tanah
Moyangnya
Yang kian terdesak
Tuk berpijak
Hingga akhirnya tiba suasana
Mengejar bayang
Bayang yang nyata membayang

Gambir, 940514

SEMESTINYA

Oleh: Parpal Poerwanto

Semestinya kita tak pantas busungkan dada
Tak lagi besarkan kepala
Setelah cicipi keringat pemecah batu
Setelah kenyam bahu penggali pasir
Ternyata mereka lebih mulia
Untuk mendulang sesuap nasi
Dari pada menutup mata
Demi menumpuk materi

Wonogiri, 891025-2013

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi Frustasi Jiwa dan Semestinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel