PUISI MENYIBAK LABIRIN NUANSA SEPI
Thursday, 23 November 2017
Add Comment
![]() |
| PUISI RIBUAN DOA PURBA |
TAMAN TEMBANG DAN SASTRA - PUISI - Puisi ini pernah dimuat di Solopos, 2 November 2003 dan buku antologi puisi Bersyiar dengan Syair Mengetuk Nurani dengan Puisi dan antologi puisi Belajarlah Dari. Puisi ini merupakan pengalaman batin si penyair, untuk selengkapan simak berikut ini.
MENYIBAK LABIRIN NUANSA SEPI
Karya: Parpal PoerwantoNapaki roda silam yang purba
Menyibak labirin nuansa sepi
Juga beribu kesangsian
Atas tapak-tapak nyata
Nyusuri kedalaman
Rimba sungai firdaus
Dengan kepolosan nan liar
Dalam doa
Dalam dada
Adalah keabadian
Luang dan nadanya
Beradu pada irama kereta
Kusir dan kuda menjalin nodulus
Pada jejak yang kian jauh
Kembali menyapa diri
Pada butiran waktu hadirkan sunyi
Sepenuh arti
Juga beribu pertanyaan
Dengan nada dan tangis
Melewat atas doa
Pada kalam surgawi
Seperti juga doa-doa menyapa
Dan kembali tiada
Keretaku menjelma layar melayah
berjuta doa purba dalam palung samudra
Kembali kulafaskan, kembali!
Sampai roda-rodaku laju
Nuju puncak-Mu
Studio Hara: 100703 revisi 2005
Sahabat taman tembang dan sastra, terima kasih atas kunjungannya.

0 Response to "PUISI MENYIBAK LABIRIN NUANSA SEPI"
Post a Comment